Jumat, 24 Agustus 2012

Jenis - Jenis Jaringan Komputer Berdasarkan Skala

3 jenis di bawah ini merupakan pengklasifikasian yg umum, yaitu:

1. Local Area Network (LAN)
     LAN menggambarkan suatu jaringan yang menjangkau area yang terbatas dengan menggunakan media komunikasi tertentu (kabel, wireless, dll). Dengan jarak yang dapat mencapai 1 km.
LAN didesain untuk kebutuhan dan kondisi berikut :
 - Beroperasi dalam area geografis terbatas (kecil)
 - Memberi akses user-user melalui media dengan bandwidth tinggi
 - Menyediakan konektivitas full-time untuk servis-servis local
 - Melakukan koneksi secara fisik antar perangkat yang berdekatan
 - Menyajikan control jaringan secara privat di bawah kendali administrator lokal (Network
    Administrator).

2. Metropolitan Area Network (MAN)
     MAN merupakan jenis jaringan komputer yang lebih luas dan lebih canggih dari jenis jaringan komputer LAN. Disebut Metropolitan Area Network karena jenis jaringan komputer MAN ini mencakup luas satu kota dengan kapasitas data dan performa hardware yang tinggi. Dengan jarak yang dapat mencapai 10 km.

3. Wide Area Network (WAN)
     WAN merupakan jaringan komputer yang mencakup area besar seperti antar negara bahkan antar benua. Dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik. Dengan jarak yang dapat mencapai 100 - 1000 km.
Beberapa teknologi WAN yang umum digunakan:
  - Modem
  - ISDN (Integrated Services Digital Network)
  - DSL (Digital Subscriber Line)
  - Frame Relay
  - ATM (Asynchronous Transfer Mode)
  - SONET (Synchronous Optical Network)
WAN didesain untuk kebutuhan dan kondisi berikut:
  - Beroperasi pada area geografi luas
  - Mengijinkan akses melalui interface serial dengan kecepatan medium
  - Menyajikan konektifitas full time / part time
  - Mengkoneksikan perangkat yang terpisahkan jarak global



Selain ketiga jenis di atas, masih banyak lagi jenis-jenis yang lain yang merupakan pengembangan dari ketiga jenis jaringan di atas. Jenis-jenis jaringan itu antara lain:

1. Personal Area Network (PAN)
    PAN adalah jaringan komputer yang digunakan untuk komunikasi antara komputer perangkat dekat dari satu orang. PAN dapat digunakan untuk komunikasi antara perangkat pribadi mereka sendiri (intrapersonal komunikasi). Jarak jangkauan PAN hanya beberapa meter. Contoh Personal Area Network mungkin dengan komputer BUS seperti, USB dan FireWire.

2. Storage Area Network (SAN)
    SAN adalah suatu sistem media penyimpanan terpusat dalam jaringan, yang memungkinkan komputer server atau client untuk menggunakan media penyimpanan tersebut seolah - olah menggunakan penyimpana lokal (local disk). Keunggulan SAN terletak pada fleksibilitasnya. Sejumlah host dan storage array dapat di attach ke SAN yang sama, dan storage dapat dialokasikan secara dinamis pada host. Sebuah SAN switch mengizinkan atau melarang akses antara host dan storage. Sebagai contoh, apabila host kehabisan disk space, maka SAN akan mengalokasikan storage lebih banyak pada host tersebut.

3. System Area Network (SAN)
     SAN adalah sebuah jaringan yang bekerja pada system tertentu. SAN sendiri memiliki bandwidth yang cukup tinggi, karena biasanya SAN ini dibentuk dalam jarak yang relatif dekat. Sebuah SAN biasanya digunakan untuk menghubungkan node dalam sebuah sistem komputer terdistribusi, seperti cluster. Sistem ini adalah anggota dari sebuah domain administrasi umum dan biasanya dalam kedekatan fisik dekat. Sebuah SAN dianggap aman secarafisik. SAN memiliki tingkat kesalahan sangat rendah.Kinerja SAN sendiri lebih menyerupai sub sistem memori dengan jaringan tradisional, seperti LAN.

4. Small Area Network (SAN)
     SAN ini digunakan untuk menghubungkan komponen IC (Integrated Circuit ) pada PCB (Printed Circuit Board ) ataupun didalam sebuah system. Karena biaya yang rendah, fleksibilitas tinggi, dan juga karakteristik ruang penyimpanan cukup tinggi, SAN ini memberikan control perangkat, media keamanan, dan juga pemantauan konektivitas yang baik dalam banyak media elektronik, mulai dari handphone, PC, ataupun server yang besar sekalipun.

5. Campus Area Network (CAN)
      CAN adalah perluasan dari jaringan LAN sehingga mencakup satu kampus yang cukup luas, terdiri atas puluhan gedung yang berjarak lebih dari beberapa ratus meter. Kabel transmis yang digunakan adalah coaxial atau serat optik.

6. Controller Area Network (CAN)
      CAN ini merupakan sebuah jaringan yang memungkinkan microcontroller atau pun perangkat-perangkat dapat saling berkomunikasi satu sama lain tanpa computer host. CAN ini terpusat pada komunikasi antar perangkat-perangkat pengatur (controller).


7. Wireless Local Area Network (WLAN)

      Teknologi WLAN membolehkan pengguna untuk membangun jaringan nirkabel dalam suatu area yang sifatnya lokal. WLAN dapat dioperasikan dengan dua cara. Dalam infrastruktur WLAN, stasiun wireless (peranti dengan network card radio atau eksternal modem) terhubung ke access point nirkabel yang berfungsi sebagai bridge antara stasiun-stasiun dan network backbone yang ada saat itu. Dalam lingkungan WLAN yang sifatnya peer-to-peer (ad hoc), beberapa pengguna dalam area yang terbatas, seperti ruang rapat, dapat membentuk suatu jaringan sementara tanpa menggunakan access point, jika mereka tidak memerlukan akses ke sumber daya jaringan.


8. Wireless Metropolitan Area Network (WMAN)
      Teknologi WMAN memungkinkan pengguna untuk membuat koneksi nirkabel antara beberapa lokasi di dalam suatu area metropolitan, dan ini bisa dicapai tanpa biaya fiber optic atau kabel tembaga yang terkadang sangat mahal. Sebagai tambahan, WMAN dapat bertindak sebagai backup bagi jaringan yang berbasis kabel dan dia akan aktif ketika jaringan yang berbasis kabel tadi mengalami gangguan. WMAN menggunakan gelombang radio atau cahaya infrared untuk mentransmisikan data. Jaringan akses nirkabel broadband, yang memberikan pengguna dengan akses berkecepatan tinggi, merupakan hal yang banyak diminati saat ini. Meskipun ada beberapa teknologi yang berbeda, seperti multichannel multipoint distribution service (MMDS) dan local multipoint distribution services (LMDS) digunakan saat ini, tetapi kelompok kerja IEEE 802.16 untuk standar akses nirkabel broadband masih terus membuat spesifikasi bagi teknologi-teknologi tersebut.


9. Wireless Wide Area Network (WWAN)

      Teknologi WWAN memungkinkan pengguna untuk membangun koneksi nirkabel melalui jaringan publik maupun privat. Koneksi ini dapat dibuat mencakup suatu daerah yang sangat luas, seperti kota atau negara, melalui penggunaan beberapa antena atau juga sistem satelit yang diselenggarakan oleh penyelenggara jasa telekomunikasinya. Teknologi WWAN saat ini dikenal dengan sistem 2G (second generation). Inti dari sistem 2G ini termasuk di dalamnya Global System for Mobile Communications (GSM), Cellular Digital Packet Data (CDPD) dan juga Code Division Multiple Access (CDMA). Berbagai usaha sedang dilakukan untuk transisi dari 2G ke teknologi 3G (third generation) yang akan segera menjadi standar global dan memiliki fitur roaming yang global juga. ITU juga secara aktif dalam mempromosikan pembuatan standar global bagi teknologi 3G.

10. Wireless Personal Area Network (WPAN)
        Sama seperti Personal Area Network hanya saja berbeda mode, jika PAN masih menggunakan media kabel, kalau WPAN sendiri tanpa kabel, contohnya antara lain teknologi IrDa, Bluetooth, Infrared, wireless USB, Zwave, Zigby ataupun lainnya.
        Teknologi WPAN membolehkan pengguna untuk membangun suatu jaringan nirkabel (ad hoc) bagi peranti sederhana, seperti PDA, telepon seluler atau laptop. Ini bisa digunakan dalam ruang operasi personal (personal operating space atau POS). Sebuah POS adalah suatu ruang yang ada disekitar orang, dan bisa mencapai jarak sekitar 10 meter. Saat ini, dua teknologi kunci dari WPAN ini adalah Bluetooth dan cahaya infra merah. Bluetooth merupakan teknologi pengganti kabel yang menggunakan gelombang radio untuk mentransmisikan data sampai dengan jarak sekitar 30 feet. Data Bluetooth dapat ditransmisikan melewati tembok, saku ataupun tas. Cara alternatif lainnya, untuk menghubungkan peranti dalam jarak sangat dekat (1 meter atau kurang), maka user bisa menggunakan cahaya infra merah.



11. Virtual Local Area Network (VLAN)

       Virtual LAN merupakan sebuah konsep partisi jaringan fisik, sehingga broadcast domain yang dimiliki berbeda. Hal ini biasanya terjadi pada switch atau router. Perangkat sederhana hanya mendukung pada tingkat port saja.Namun perangkat yang lebih canggih dapat melakukan sebuah penandaan paket, sehinggai nterkoneksi tunggal dapat digunakan untuk mengangkut berbagai macam jenis VLAN itu sendiri. Sebuah VLAN memiliki atribut yang sama dengan LAN secara fisik. Keanggotaan VLAN sendiri dapat dikonfigurasi melalui perangkat lunak.


12. Virtual Private Network (VPN)
        VPN merupakan suatu cara untuk membuat sebuah jaringan bersifat “private” dan aman dengan menggunakan jaringan publik misalnya internet.
VPN dapat mengirim data antara dua komputer yang melewati jaringan publik sehingga seolah-olah terhubung secara point to point. Data dienkapsulasi (dibungkus) dengan header yang berisi informasi routing untuk mendapatkan koneksi point to point sehingga data dapat melewati jaringan publik dan dapat mencapai akhir tujuan. Sedangkan untuk mendapatkan koneksi bersifat private, data yang dikirimkan harus dienkripsi terlebih dahulu untuk menjaga kerahasiaannya sehingga paket yang tertangkap ketika melewati jaringan publik tidak terbaca karena harus melewati proses dekripsi. Proses enkapsulasi data sering disebut “tunneling”.
       Konsep kerja VPN pada dasarnya VPN Membutuhkan sebuah server yang berfungsi sebagai penghubung antar PC. Jadi semua koneksi diatur oleh VPN Server sehingga dibutuhkan kemampuan VPN Server yang memadai agar koneksinya bisa lancar.


13. Desk Area Network (DAN)

       Desk Area Network adalah workstation multimedia berbasis di sekitar interkoneksi antar ATM. Semua komunikasi peripheral dicapai dengan mengirimkan sel ATM tersebut melalui switch fabric, bahkan komunikasi antara CPU dan memori utama sekalipun.


14. Home Area Network (HAN)

       HAN merupakan sebuah Local Area Network (LAN) perumahan untuk komunikasi antara perangkat digital biasanya digunakan di rumah. 

15. Global Area Network (GAN)

        GAN merupakan jaringan komputer yang cakupannya lebih luas. Jaringan ini merupakan komputer - komputer yang ada di negara - negara di seluruh dunia. Pada saat ini jaringan yang termasuk GAN adalah internet. Dimana internet dapat menghubungkan komputer - komputer yang ada di seluruh dunia. Global Area Network (GAN) atau internet dapat juga berupa kumpulan jaringan yang terkoneksi dengan cakupan dunia.

16. InterPlanet Network (IPN)

       InterPlanet Network merupakan jaringan antar-planet, satelit, asteroid, pesawat ruang angkasa robot, pesawat ruang angkasa berawak berupa backbone yang menghubungkan komunitas dan infrastruktur jaringan di entitas tersebut.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar